Connect with us

News

Pemuda Muhammadiyah Kotim Musda, Abdul Rahim : Penguatan Internal, Gerakan Sosial, dan Situasi Politik Jadi Pembahasan

Kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah juga harus sesuai dengan khittah Muhammadiyah, lebih-lebih di tahun politik hari ini

Published

on

Kotawaringin Timur (Sampit), BETANGVOICE.ID – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kotawaringin Timur gelar Musyawarah Daerah , Rabu (25/12) di Gedung Muhammadiyah Kotim jalan RA Kartini Sampit. Musda ini merupakan hajatan akbar sebagai evalusi gerakan, mendesain program kerja strategis dan memilih kembali ketua serta kepengurusan Pemuda Muhammadiyah yang baru untuk masa bakti 2019-2021.

Abdul Rahim, S.Pd ketua PDPM Kotawaringin Timur periode 2014-2018 saat memberikan keterangannya kepada redaksi Betang Voice, Rabu (25/12) berharap agar kepengurusan selanjutnya selalu tanggap terhadap perkembangan dan permasalahan yang ada di Kotim. Kegiatan-kegiatan dan gerakan sosial masyarakat yang selama telah dilakukan agar ditingkatkan dan berkelanjutan. Selain itu, perkaderan harus terus berjalan, KOKAM harus diperkuat kembali dan Angkatan Muda Muhammadiyah terus dirangkul dan tetap dalam satu wadah, tidak keluar dari jalurnya.

“Harapannya agar kepemimpinan selanjutnya tanggap terhadap perkembangan dan permasalahan di Kotim, kegiatan dan gerakan sosial harus terus dilakukan dan berkelanjutan, kemudian sebagai eksistensi dan penguatan internal perkaderan di semua level wajib dilaksanakan”, jelas Ahim sapaan akrabnya.

Kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah juga harus sesuai dengan khittah Muhammadiyah, lebih-lebih di tahun politik hari ini. Karena menurutnya sudah muncul beberapa calon yang berkomunikasi kepada kader-kader Pemuda Muhammadiyah, meminta dukungan dan meminta menjadi tim.

“Dalam hal ini kita bebaskan kader memilih atau menjadi tim siapa saja, kita tidak memaksa atau mengarahkan ke calon tertentu, karena dengan bergabungnya kader menjadi salah satu bentuk pengembangan diri mereka juga, asalkan jangan bawa-bawa nama atau atribut organisasi, selain itu kader harus mampu memberikan sumbangsih pemikiran kepada para calon, tidak mengekor begitu saja”, tegas Ahim yang sebentar lagi akan demisioner.

Pemuda Muhammadiyah terbuka dengan semua calon, bahkan kita dalam agenda musda ini mencoba mengusulkan rekomendasi-rekomendasi kepada pemerintah daerah guna ikut serta merumuskan dan siap terlibat aktif dalam pembangunan Kotawaringin Timur ke depannya.

Ahim juga berharap dalam agenda besar tahun politik hari ini, terutama di Kotawaringin Timur yang pada tahun 2020 mendatang melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, pemberdayaan anak-anak muda, mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja seluas-luas, melanjutkan pembangunan agar masyarakat lebih sejahtera lagi. (dyn)

BETANGVOICE.ID hadir sebagai wadah literasi millenial dengan berita dan informasi yang berbeda. Kami berupaya menjawab segala literasi masyarakat. BETANGVOICE.ID diterbitkan oleh PT. Media Opini Kalteng.

Advertisement

Trending