Connect with us

Edukasi

KPUM FISIP UPR Sukses Gelar Musyawarah

KPUM merupakan lembaga penyelenggara kegiatan pemilihan umum ditingkat mahasiswa.

Published

on

Palangka Raya, BETANGVOICE.ID – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Palangka Raya (UPR) sukses menggelar musyawarah mahasiswa untuk melanjutkan kepengurusan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) periode 2020/2021 pada Sabtu, (11/01/20) di Ruang C2 kampus setempat. Dengan mengusung tema “Satukan Suara Jalani Kebersamaan Dengan Musyawarah”.

KPUM merupakan lembaga penyelenggara kegiatan pemilihan umum ditingkat mahasiswa. Sehingga perlu adanya penyegaran kembali, baik dari kepengurusan maupun pembahasan Anggaran Dasar (AD) dan juga Anggaran Rumah Tangga (ART).

Menurut Ucok Irawan, Demisioner Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), kegiatan musyawarah mahasiswa berjalan sukses dan lancar hingga akhir. “Kegiatannya berjalan dengan lancar, hampir tidak ada kendala hingga acara selesai”, ujarnya.

Ia berharap, kepengurusan yang baru bisa lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya. “Harapannya terhadap kepengurusan yang baru saja terpilih untuk bisa membawa lebih baik lagi dari pada kepengurusan sebelumnya”, kata Ucok Irawan.

Sementara itu, Pandi Agus Setiawan Ketua KPUM FISIP UPR terpilih mengatakan siap bekerja dengan lebih baik dari sebelumnya. Memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi sebelumnya, misalnya pada pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tahun lalu ada surat suara yang hilang.

“Kami akan lebih ketat memantau baik proses maupun jalannya pemilihan. Agar tidak ada lagi perbuatan yang membuat suara tumpang tindih dengan adanya kehilangan surat suara”, kata Pandi.

Menurut Pandi, ada beberapa tugas dan wewenang KPUM. Pertama, menyelenggarakan pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Kemudian mempasilitasi wadah untuk para calon agar berkampanye. Menyediakan perlengkapan untuk pencoblosan. Menetapkan dan mengumumkan hasil dari pemilihan umum mahasiswa.

Tidak hanya itu, KPUM juga berwenang menjatuhi sanksi bagi paslon yang melakukan pelanggaran seperti kampanye yang sudah lewat waktunya. Kemudian terakhir, melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap penyelenggaraan pemilihan. (Yumero/QA/dyn)

BETANGVOICE.ID hadir sebagai wadah literasi millenial dengan berita dan informasi yang berbeda. Kami berupaya menjawab segala literasi masyarakat. BETANGVOICE.ID diterbitkan oleh PT. Media Opini Kalteng.

Advertisement

Trending