Connect with us

Kolom

Majelis Kopi Palangka Raya, Usung Konsep Tongkrongan Berfaedah

Majelis Kopi, nama klasik untuk tongkrongan berfaedah di Kota Palangka Raya

Published

on

Palangka Raya, BETANGVOICE.ID – BVers tau gak? Di Palangka Raya segala sesuatu tentang kopi lagi mewabah. Dari warung kopi, terus produk-produk kopi, bahkan saking mewabahnya juga banyak produk pengharum beraroma kopi. Apa karena lagi kental-kentalnya nuansa indie ya BVers?

Di Kota Palangka Raya terlahirlah (semacam prolog kisah klasik) sebuah majelis (bukan Majelis Permusyawaratan Rakyat), dari namanya saja sudah unik, apa itu? Yoi, namanya Majelis Kopi. Dibentuk oleh 7 orang sekawanan pemuda, yaitu Azkia el Murthada, Muhammad Noor Fadillah, Realita Rosada, Muhammad Irsyadi, Farouk Lukman H, Fahrurrozi, dan Rina Mustika pada bulan November 2019 lalu.

Muhammad Noor Fadillah saat ditemui redaksi Betang Voice, Selasa (14/01) di basecamp Majelis Kopi Café Garasi Klasik jalan Jendral Suprapto, mengatakan bahwa tujuan didirikan majelis ini adalah untuk merubah paradigma anak muda yang suka nongkrong tapi tidak berfaedah, misalnya nongkrong tapi ghibah.

“Tujuan didirikannya majelis ini adalah untuk merubah paradigma anak muda yang suka nongkrong tapi cuman suka ghibah, dan sikap yang jeleknya lainnya, dirubah menjadi  tongkrongan yang berfaedah, yang mana jargon majelis ini Majelis Kopi Nongkrong Berfaeda”, ujar Fadil, sapaan akrabnya.

Bagaimana dengan struktur kepengurusannya? Sementara, menurut Fadil tidak formal, tetapi pastinya ada sekretaris, bendahara, dan divisi merchandise (untuk memasarkan).

“Majelis Kopi itu bukan sesuatu yang dari jelek menjadi baik, tapi memang orang-orang di dalamnya adalah orang baik, yang punya niat untuk berbagi kebaikan kepada yang lain”, terang Fadil.

“Intinya Majelis Kopi ingin membuka jalan untuk sama-sama berfikir bukan untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain, dari orang-orang baik itu nanti punya niat dan gerakan untuk menebar kebaikan , terang Fadil lebih lanjut.

Kegiatan yang dilakukan Majelis Kopi masih berbentuk kajian, tetapi harapan mereka kedepannya bisa mengadakan kegiatan yang lainnya, seperti event yang bagus dan layak untuk majelis ini lakukan.

Adapun respon masyarakat sekitar tentang adanya majelis ini sangat positif, karena dinilai belum ada selama ini di Palangka Raya majelis dengan konsep yang sama. Mendirikan Majelis Kopi sebenarnya bukan hal yang mudah, ada banyak kenangan, serta suka dan duka mewarnai proses didalamnya. Namun kata Fadil respon positif itulah yang membuat semangat terus membuncah.

“Awalnya ekspektasi kita 20 sampai 30 orang aja untuk di awal kegiatan kami kemaren, ternyata yang datang 98 orang, luar biasa pokoknya, jadinya kita semangat bikin yang baik-baik karena bisa bermanfaat untuk orang lain kenapa enggak?”, ungkap Fadil.

Menariknya lagi, di sini konsumsinya disediakan secara gratis yaitu berupa kopi dan air mineral untuk para jamaah yang tertarik datang ke acara majelis kopi tersebut. Sedangkan untuk pendanaan Majelis Kopi itu sendiri, terhimpun dari teman-teman dekat mereka, dari internal juga, dan para donator.

Untuk saat ini, Majelis Kopi rutin mengadakan kajian setiap satu bulan sekali. Untuk sahabat BVers yang ingin tau lebih banyak tentang aktivitas mereka bisa berkunjung ke akun instagram Majelis_kopi.pky. Caranya gabung juga mudah, asal sahabat BVers punya niat baik dan semangat untuk kebaikkan tinggal DM (Direct Message) aja di instagram.

Sahabat BVers pasti penasaran kan, apa sih harapan Fadil dan kawan-kawan terhadap Majelis Kopi ini kedepan?.

“Bisa menjadi sumber mata air, dia bisa mengaliri samping-sampingnya yang kering, bisa membasahi samping-sampingnya yang kekurangan air, intinya majelis kopi bisa bermanfaat untuk orang lain”, ujar Fadil sembari di aminkan rekan-rekan lainya. (rys/dyn)

BETANGVOICE.ID hadir sebagai wadah literasi millenial dengan berita dan informasi yang berbeda. Kami berupaya menjawab segala literasi masyarakat. BETANGVOICE.ID diterbitkan oleh PT. Media Opini Kalteng.

Advertisement

Trending