Connect with us

Edukasi

UM Palangkaraya Gelar Yudisium Secara Semi Daring, Luluskan 177 Mahasiswa

Pihaknya pun menegaskan juga tidak mau menunda kelulusan mahasiswa sehingga pilihan melakukan yudisium secara online menjadi pilihan paling tepat dan aman dengan memperhatikan kondisi adanya wabah COVID-19.

Published

on

Foto: Dr. Sonedi, M.Pd Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Palangka Raya, BETANGVOICE.ID – Universitas Muhammadiyah Palangkaraya menggelar Yudisium Semester Ganjil Tahun Akadmeik 2019/2020 secara semi daring kepada 177 orang yudisiawan/yudisiawati, pada Sabtu (11/7). Kesemua yudisiawan tersebut berasal dari program Pascasarjana sebanyak 27 orang, program Sarjana sebanyak 147 orang, dan program Diploma sebanyak 3 orang.

Konsep semi daring tersebut yakni dilakukan dengan cara sebanyak 25 orang yudisiawan yang mewakili setiap Program Studi turut hadir di Kampus UM Palangkaraya untuk mengikuti proses yudisium yaitu simbolis pengalungan Gordon sedangkan sisanya mengikuti seluruh prosesi yudisium secara online/daring dari rumah atau tempat masing-masing lewat aplikasi Zoom Cloud Meetings maupun Streaming Youtube.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah segenap civitas akademika UM Palangkaraya terjangkit virus COVID-19 dan sejalan juga dengan imbauan pemerintah untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan dan melakukan social distancing maupun physical distancing.

“Kami tetap mengindahkan imbauan pemerintah melakukan sosial distancing untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujar Dr. Sonedi, M.Pd selaku Rektor mengungkapkan salah satu alasan dilaksanakannya yudisium secara semi daring ini.

Pihaknya pun menegaskan juga tidak mau menunda kelulusan mahasiswa sehingga pilihan melakukan yudisium secara online menjadi pilihan paling tepat dan aman dengan memperhatikan kondisi adanya wabah COVID-19.

Pada yudisium kali ini Dr. Sonedi, M.Pd mengucapkan selamat bagi para lulusan UM Palangkaraya. “Selamat untuk pencapaian semua peserta Yudisium, setelah saya bacakan yudisium ini maka para yudisiawan sudah resmi menjadi alumni UM Palangkaraya”, terangnya.

Ia juga berpesan bahwa yudisium ini merupakan gerbang untuk beraktivitas di luar dengan berbagai macam pengetahuan yang telah diberikan baik akademik maupun non akademik. Segala yang sudah diperoleh selama kuliah di UM Palangkaraya dapat dijadikan bekal untuk menghadapi tantangan yang ada di masyarakat saat ini.

“Mari kita tunjukkan kalau lulusan UM Palangkaraya itu unggul dan berkarakter”, ujar Rektor.

Walau yudisium dilakukan secara semi online, para yudisiawan sudah dan tetap sah menyandang gelar masing-masing sesuai Strata Pendidikan yang ditempuh. Mereka tinggal menunggu prosesi wisuda ini yang akan diumumkan kemudian.

Pada proses yudisium hanya pejabat struktural seperti Rektor, Ketua BPH, Wakil Rektor 1, 2 dan 3, Dekan dari masing-masing fakultas, beserta ke-25 yudisiawan yang diundang ke kampus sebagai perwakilan. Jarak duduk mereka pun diatur dalam mengikuti prosesi yudisium dengan memperhatikan social distancing maupun physical distancing, yakni jarak antar satu orang dengan orang lainnya minimal satu hingga dua meter. (red)

BETANGVOICE.ID hadir sebagai wadah literasi millenial dengan berita dan informasi yang berbeda. Kami berupaya menjawab segala literasi masyarakat. BETANGVOICE.ID diterbitkan oleh PT. Media Opini Kalteng.

Advertisement

Trending