Connect with us

Opini

KALTENG SEMAKIN BERKAH YANG MENDUNIA

Dimasa depan, generasi muda inilah yang akan melanjutkan Kalimantan Tengah. Maka mari kita persiapkan mereka dengan bekal pengetahuan internasionalisasi dan kerjasama ini. Negara maju di masa mendatang adalah negara yang bias bekerjasama dan berkolaborasi dengan para pihak.

Published

on

Pada hari Jumat 04 Juni 2021, di Halaman pertama sebuah media kenamaan di Kalimantan Tengah, Kalteng Pos, kita temui sebuah berita tentang kerjasama yang akan dibangun antara Negara Rumania dengan Republik Indonesia dalam hal ini pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dikomandani H Sugianto Sabran. Sebuah berita yang menarik tak hanya sebagai pemanis tetapi sebagai pola baru pengembangan kerjasama lintas negara. Terlebih jika mengingat bahwa Rumania merupakan negara dengan wilayah terluas ke-9 dan penduduk terbesar ke-7 di Uni Eropa.

Sejarah Rumania

Dari berbagai sumber, dan literasi banyak sekali dijelaskan tentang Rumania, penulis cantumkan sumber dari Wikipedia ini.

Rumania (juga dieja Romania; bahasa Rumania: România) adalah negara yang terletak di Eropa Tengah dan Tenggara, di bagian utara Semenanjung Balkan dan berbatasan dengan Laut Hitam. Hampir seluruh delta sungai Donau terletak di wilayah Rumania. Negara ini berbatasan dengan Hongaria dan Serbia di barat, Ukraina dan Republik Moldova di timur laut, dan Bulgaria di selatan.

Sejarah mencatat bahwa bangsa Dacia, Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Bulgaria, Kerajaan Hongaria, dan Kesultanan Utsmaniyah pernah menguasai wilayah ini. Sebagai sebuah negara, Rumania terbentuk pada tahun 1859 dari penyatuan wilayah Moldavia dan Wallachia, dan memperoleh pengakuan internasional pada tahun 1878. Pada tahun 1918, Transilvania, Bukovina dan Bessarabia menyatakan bergabung dengan Rumania. Pada akhir Perang Dunia II, Uni Soviet menduduki sebagian wilayahnya (kira-kira meliputi seluruh wilayah Moldova modern) dan Rumania menjadi anggota Pakta Warsawa. Dengan runtuhnya Tirai Besi pada tahun 1989, Rumania memulai reformasi politik dan ekonomi. Dalam menghadapi masalah ekonomi pasca-revolusi, negara ini menerapkan pajak rendah pada tahun 2005 dan bergabung dengan Uni Eropa pada 1 Januari 2007. Meskipun tingkat pendapatan Rumania termasuk salah satu yang terendah di Uni Eropa, reformasi telah meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Rumania kini termasuk negara yang memiliki pendapatan menengah ke atas.

Ibu kota dan kota terbesarnya adalah kota Bukares (bahasa Rumania: Bucureşti), yang juga merupakan kota terbesar ke-6 di Uni Eropa. Sibiu, sebuah kota di Transilvania, pada tahun 2007 terpilih sebagai Ibukota Kebudayaan Eropa. Rumania juga bergabung dengan NATO pada tanggal 29 Maret 2004, dan juga merupakan anggota dari Uni Latin, Francophonie, OSCE, dan CPLP. Negara ini merupakan negara kesatuan semi-presidensial. Sumber Wikipedia.

Hubungan Diplomatik Indonesia dan Rumania

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Romania diawali dengan pengakuan Romania atas kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan pada tanggal 20 Februari 1950. Pada tanggal 13 Maret 1960, Kedutaan besar RI di Bucharest dibuka, dan pada bulan April 1961 Duta Besar RI pertama untuk Romania, H.E. Soekrisno, tiba di Bucharest untuk menjalankan tugasnya sebagai perwakilan Indonesia di Romania.

Pada tanggal 11 – 14 April 1960, Presiden pertama RI, Soekarno, melakukan kunjungan kenegaraan perdana ke Romania. Pada kunjungan tersebut, Presiden Soekarno dan H.E. Ghoerge Maurer, Kepala Negara Romania saat itu, menandatangani sebuah pernyataan bersama tentang hubungan bilateral kedua negara. Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri kedua negara, Dr. Subandrio dan Mr. Avram Bunaciu menandatangani Perjanjian Bilateral tentang Kerjasama Kebudayaan yang merupakan perjanjian kerjasama pertama dan menjadi dasar bagi pengembangan kerjasama bilateral kedua negara.

( sumber : https://kemlu.go.id/bucharest/id/pages/indonesia___rumania/2169/etc-menu)

Hubungan Diplomatik yang telah terjadi ini seyogyanya memiliki benang merah yang kuat, semakin diperkuat dengan setiap tahun Pemerintah Rumania memiliki Beasiswa S1-S3 untuk kuliah di Rumania, tak sedikit yang kuliah disana dengan beasiswa ini dari Indonesia. We Proud of them. Mungkin kedepan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah perlu lebih mendorong hal ini untuk generasi muda di Kalimantan Tengah.

Keterlibatan Ahli dan Para Akademisi

Esensi dari kerjasama adalah terselenggaranya sebuah kolaborasi, potensi para pihak ( Kalimantan Tengah – Rumania ) sudah diulas di cetak maupun online. Maka menjadi penting untuk melibatkan akademisi dan ahli dari bidang terkait untuk kemajuan rencana kolaborasi ini. Akademisi dan ahli adalah komponen yang diperlukan sebagai kalangan yang diharapkan memberikan masukan konstruktif dan terukur.

Ini sekaligus memberikan ruang para ahli dan akademisi kita untuk ambil bagian dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah. Terutama dalam wujudkan kerjasama ini.

Keterlibatan Generasi Muda Kalimantan Tengah

Dari berbagai Data menyebutkan bahwa penduduk Kalimantan Tengah berada di antara 2 669 969 Jiwa yang puluhan persen di dalamnya adalah generasi Muda.

Menjadi penting bagi pemerintah Provinsi Kalimantan tengah menjadikan keterlibatan generasi muda dalam projek ini. Karena dimasa depan, generasi muda inilah yang akan melanjutkan Kalimantan Tengah. Maka mari kita persiapkan mereka dengan bekal pengetahuan internasionalisasi dan kerjasama ini. Negara maju di masa mendatang adalah negara yang bias bekerjasama dan berkolaborasi dengan para pihak.

Kunjungan Balasan ke Rumania dan mengeksekusi Kerjasama

Melihat fenomena yang terjadi, penulis merasa kunjungan rombongan dari Rumania yang berkunjung ke Rumania sebagai kunjungan balasan persahabatan, seingga mimpi ini menjadi semakin kongkrit. Bahkan bila perlu segera dilakukan penandatangan MoU ( Memorandum of Understanding ) dan disusul MoA atau Memorandum of Agreement sebagai dokumen perjanjian yang dibuat di antara dua pihak untuk bekerja sama dalam suatu proyek yang telah disepakati sebelumnya atau dikenal dengan nama nota kesepakatan.

Saran negara lain untuk menjadi mitra

Penulis juga menyarankan beberapa negara lain yang juga baik untuk dijajaki kerjasama, misalnya Rusia yang baru saja memberikan penghargaan kepada Ibu Megawati Soekarnoputri. Penghargaan Bintang Jasa Negara untuk Persahabatan (State Order of Friendship) dari Republik Federasi Rusia. Penghargaan itu karena jasa-jasanya yang besar dalam mempererat persahabatan kedua negara tersebut. Rusia juga memeiliki riset dan pengembangan tekhnologi yang kuat. Terlebih Kalimantan Tengah punya sejarah kedekatan dengan Rusia dimasal lalu.

Serta negara-negara eropa atau pun asia yang bias menunjang percepatan pembangunan Kalimantan Tengah. Di Eropa ada negara-negara potensial seperti Finlandia, Estonia, Polandia. Atau Ceko dengan system pendidikannya yang sudah lama dan maju.

Juga di Asia seperti India dengan Teknologi Industrinya yang berkembang pesat hingga Jepang dengan Industri otomotifnya.

Don’t Waste Your Time

Diantara banyak istilah, satu kalimat ini cukup mengena menggambarkan apa yang harus dilakukan pemerintah. Waktu terus berlalu. Saatnya menjawab harapan masyarakat Kalimantan Tengah dengan mengeksekusi kerjasama yang akan dibangun.

Rakhdinda Dwi Artha Qairi, M.AP

Penulis Bekerja pada Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional UMPR

Advertisement

Trending